Rabu, 16 November 2016

syarat lolos 99% SNMPTN dan SBMPTN 2017

Image result for SNMPTN SBMPTN



SNMPTN dan SBMPTN

kalian yang saat ini kelas 3 SMA pasti ingin sekali bisa melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, apalagi kalau gratis, bisa melalui SNMPTN dan SBMPTN.oke cuuss,,, kita lihat bersama, apa aja sih tips n trik untuk bisa lolos SNMPTN dan SBMPTN.....↓

1.  Nilai mapel yang tuntas
 
Kriteria  nilai yang dikabulkan SNMPTN yang pertama adalah Nilai yang tuntas. Setiap mata pelajaran punya nilai ketuntasan yang beda-beda. ini menandakan bahwa kalian sudah berusaha mencapai batas minimal belajar yang telah ditentukan. Istilahnya kalau disekolah adalah KKM atau Kriteria Ketuntasan Minimal. Jika ada satu saja nilai mata pelajaran yang dibawah KKM bisa dipastikan kalian gagal ikut SNMPTN. Contoh: nilai raport mapel X Ani 79 dan Ina 80. KKMnya 80. Jadi, bisa disimpulkan Ani gagal dan Ina lolos.

2.  Nilai yang Konsisten
Apaan tuh konsisten? Konsisten itu ajeg atau tidak naik turun (fluktuatif). Ibarat bentuk grafik, konsisten itu seperti sedang mendaki gunung dan tidak bakal mau turun. Dari yang terrendah sampai puncaknya. Nilai yang terkabul itu punya trend yang baik dan naik. Perguruan tinggi sangat suka dengan kalian yang selalu belajar keras untuk terus meningkatkan prestasinya. Saat kelas X saja nilainya baik maksimal, tetapi setelah naik kelas XI dan XII nilainya malah anjlok. Ini dapat mengurangi penilaian dalam SNMPTN.

Namun, jangan salah artikan lo ya, kalau kelas X bisa digunakan untuk malas-malasan tidak belajar biar nilainya rendah. Nanti baru belajar sungguh-sungguh setelah naik jenjang. Ohh, NOO.. Jika nilai semester pertama itu baik, mendingan minimal kamu pertahankan nilai itu di semester berikutnya, syukur-syukur dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan. Bagaimana kalau nilai ku tidak konsisten? Jangan khawatir, nilai yang tidak konsisten bukan berarti langsung gagal. Akan tetapi “Daya saing” nilainya saja yang akan berkurang dibandingkan dengan temanmu yang nilainya konsisten.
3. Nilai Mapel yang memenuhi standar minimal (ambang batas bawah) prodi PTN 
Seperti halnya KKM, perguruan tinggi juga memiliki ambang batas nilai yang dapat dikabulkan untuk lolos SNMPTN. Jika KKM di sekolah mu lebih tinggi dengan ambang batas nilai itu berarti rejekimu. Artinya kamu jelas-jelas lolos, tetapi kalau KKM-nya jauh di bawah ambang batas bawah nilai yang ditentukan PTN, kalian musti belajar sungguh-sungguh. Upayakan nilai yang kamu peroleh menjauhi di atasnya KKM. Ada bimbel yang menyebutnya dengan istilah passing grade. Tapi, jujur saya katakan, bahwa passing grade yang digadang-gadang bimbel itu bukan nilai ambang batas minimal dan tidak dipakai sama sekali dalam penilaian SNMPTN. Ambang batas bawah nilai itu pada prinsipnya rahasia perguruan tinggi, tidak boleh pihak manapun mengetahuinya. Yang jelas, semakin tinggi prodi yang kamu ambil maka semakin tinggi pula standar minimal nilai yang diminta.

Bandingkan saja, katakanlah antara kedokteran dengan prodi peternakan, secara logika saja tentu akan lebih tinggi kedokteran. Nah, agar nilai kalian terkabul di SNMPTN maka kalian siapkan aja nilai yang setinggi-tingginya.
4.  Nilai yang memenuhi kriteria peringkat nasional
Setelah nilai mapel yang tuntas, nilai konsisten, dan nilai yang memenuhi ambang batas minimal nilai sudah kalian penuhi, satu kriteria terakhir yaitu kriteria peringkat. Inilah hal yang sangat penting buat kalian ketahui, karena sebaik-baik apapun nilai kalau dijumlahkan dan akhirnya menjadi peringkat terbaik di kelas maupun di sekolah kalian, bukan jaminan tingginya peringkat itu akan tinggi pula dalam kriteria peringkat. Karena nilai mata pelajaran lah yang akan diranking, bukan nilai akumulasi. Siswa dengan nilai mapel tertinggi yang menjadi khas prodi PTN yang diambil tentunya akan lebih dikabulkan menjadi “sang juara” dalam persaingan nilai SNMPTN. Jadi jangan kaget dan jangan kecewa meskipun kalian merasa lebih pandai daripada temen mu, tetapi hasilnya ternyata kalah dengan mereka, itu dikarenakan nilaimu berada di bawah nilai teman mu itu.

Mengapa demikian? Kita ambil contoh Ani dan Ina sama-sama mengambil jurusan Biologi, dimana nilai biologi lah yang menjadi kunci utama dalam seleksi, nilai keduanya masing-masing 85 dan 92. Meskipun Ani nilai yang lain lebih baik dibanding Ina, tetapi karena nilai biologi Ina lebih baik, maka kemungkinan diterima lebih besar ada pada si Ina.

5. Nilai Mata Pelajaran Khas Prodi

 Nilai mata pelajaran khas prodi saya rasa sangat menentukan penilaian SNMPTN. Misalnya: Anda ambil Prodi Fisika. Tentu yang akan diamati adalah trend perkembangan nilai fisika dan beberapa nilai mata pelajaran yang berkaitan dengan prodi itu, misal: matematika, bahasa inggris dsb.